Tuesday, March 19, 2013

Pemalu Bodoh




“Hidup Adalah Kerja Keras “ .  . . . .kalimat itu mungkin sering ku ungkapkan dalam setiap kesempatan,tempat dan ruang, , , aku aris, , ,21 tahun dan ini semua tentang kisahku. .ku selalu terilhami oleh negara penjajah kita “jepang “andai ku datang lebih cepat .ku lahir pada saat semua penjajahan di Indonesia  telah dihapuskan,100490 angka bagus untuk awal yg bagus. . .kulahir di dunia tanpa tangis dan teriakan yg memekakan telinga ibu ku.  .atau tangisan itu yg ibu harapkan?? Orang –orang mulai bingung dengan apa yg terjadi padaku,apa aku sudah tak bernyawa atau ku sudah ditakdirkan tak bakat jd cengeng ?? Ku penasaran bagaimana raut mukaku saat itu apakah tersenyum ?? hahaha tak mungkin, ,  , yang jelas malam itu keluargaku dibuat panic. Nenek ku yg percaya tradisi leluhur, , , menurut sumber yg dapat dipercaya saat itu nenek memukulku dengan sebuah lidi setengah jam setelah aku dilahirkan. . .dan. . . . akupun menangis keras, , , ,siapa juga kalo dipukul y sakit lah, , , huft, , ,tak apalah paling tidak tangisanku dapat membuat ibu tersenyum. . .ku anak pertama..semoga ku jadi anak yg soleh n berbakti. . . amin…

Hanya sekitar 2 tahun aku berada  orang tuaku. . . .ibu memutuskan untuk menitipkanku di desa, , ,namun inilah awal dari cerita ku,, ,jgn main main kawan. . .tak mudah hidup jauh dari ibu. . .apalagi di desa. . .ku tinggal dengan nenek ku. . .setelah ku dapat berbicara ku memanggilnya “simbok” . .kami tinggal di sebuah desa yang terletak jauh dari peradaban kota sekitar 1,5 jam dari ponorogo perjalanan ke desa ku dengan mobil,rumahku diapit kebun dan kandang kambing dibelakang rumahku terdapat sawah yg terbentang tak terlalu luas namun kawan.  .tanah itu telah menghasilkan padi yg bagus.  .subur sekali. . .hahaha nanti kalian tahu apa yg kupikirkan saat aku dapat berpikir logis konyol. . .namun sekarang ini kisahku saat aku ,aris balita pemalu

Sangat pemalu hingga untuk dapat teman bermain yg sebaya pun ku tak mampu. . pada saat itu ku berpikir bagaimana cara untuk dapat bermain dengan mereka? Setiap ayah pulang untuk menjenguku dia pasti membawakan mainan yg bagus2. . .itulah senjataku  untuk mendekati teman2 sebaya ku. . . namun kawan. . .itu tak berlangsung mudah. . .terkadang ku harus menelan ludah (lebay) saat mereka bermain n aku kehabisan senjata . . .ku memutuskan untuk memanjat pohon yg tak terlalu tinggi . . .bentuknya seperti pelana kuda kawan. . .itu lah temanku.  .daunnya adalah alat musiku. . .atau lebih tepatnya alat iseng ku saat ku suntuk. . .hingga suara pelan namun terdengar jelas. . .simbok memanggil “le medun le ngko tibo “ haha seingatku itu yg dikatakanya. . . ku selalu menuruti perintahnya kawan ,nenek dengan rambut putih. . .baju kebaya. .dan jarik batik. . .tahun 90 an itu masih dapat ditemukan di desaku. . . ku turun dan mendekatinya dengan menunduk. . .lalu berlari setelah mendapat perintah untuk segera mandi. . .hahaha aku mandi dulu kawan letaknya tak jauh dari rumahku,berjalan menuruni tebing . . .di dekat sawah terdapat sungai yg airnya jernih. . . sebagian tepi sungai dibangun seperti pemandian dengan atap fiber, , ,hingga membuat efek cahaya yg bagus di air saat matahari cerah kawan.  . bagaimana bisa kepala desa membuat tempat sebagus ini,sedang rumahku saja yg terbuat dari anyaman bamboo dan beralaskan tanah saja sudah kubilang bagus,apalagi tempat pemandian betembok dan berlantai mengkilat begini , saat itu ku berpikir layaknya orang desa yg tak tahu apa2 kawan. . .itulah aku , pemalu . .  lugu. . .bodoh. .namun banyak org yg sayang padaku. . 


To Be Continued >>>

No comments: