Merenung di lembah angan dan mimpi
Terhenti meraba sepinya seruan hati
seaakan tak tampak relung fajar di kala pagi
tak elok temaram malam sunyi
Melangkah ku seorang tak bernyali
Berdegup jantung meraba sepi
sertakan senjata pecahan hati
berdegup jantung mengingat mimpi
tak berarti tuaku nanti
hilang sudah mudaku tadi
jika ku tak bernyali tuk berlari
maka kemana kucari keadilan hati
di esok hari
Terhenti meraba sepinya seruan hati
seaakan tak tampak relung fajar di kala pagi
tak elok temaram malam sunyi
Melangkah ku seorang tak bernyali
Berdegup jantung meraba sepi
sertakan senjata pecahan hati
berdegup jantung mengingat mimpi
tak berarti tuaku nanti
hilang sudah mudaku tadi
jika ku tak bernyali tuk berlari
maka kemana kucari keadilan hati
di esok hari
No comments:
Post a Comment